Di antara penyerang cepat dan gelandang kreatif, selalu ada satu sosok yang berdiri seperti tembok kota tua, tidak banyak hiasan, tapi kokoh menghadapi segala cuaca. Nama tembok itu adalah Pietro Vierchowod.
Lahir di Calcinate, Italia, tahun 1959, Vierchowod tumbuh menjadi bek yang definisinya sederhana tapi menakutkan bagi penyerang, sulit dilewati. Ia bukan bek yang banyak gaya. Ia tidak bermain untuk kamera. Ia bermain untuk menghentikan orang lain bersenang-senang.
Julukannya terkenal, “Lo Zar”. Bukan sekadar nama panggilan keren, tapi gambaran cara ia menguasai wilayah pertahanan seperti penguasa wilayahnya sendiri.
Sampdoria: Benteng dalam Dongeng
Nama Vierchowod bersinar terang saat membela Sampdoria. Klub yang pada masa itu sedang menulis bab paling indah dalam sejarahnya. Di tim penuh karakter kuat, ia adalah pilar pertahanan.
Ia membantu Sampdoria meraih gelar liga Italia dan melangkah jauh di kompetisi Eropa. Saat tim menyerang dengan semangat, Vierchowod berdiri di belakang, memastikan dongeng tidak berubah jadi tragedi.
Gaya Bermain: Cepat, Kuat, Disiplin
Yang membuatnya spesial bukan cuma kekuatan fisik. Ia cepat. Sangat cepat untuk ukuran bek tengah. Penyerang yang mengira sudah lolos sering mendapati satu bayangan datang dari samping, lalu bola hilang.
Ia tidak perlu tekel berlebihan. Posisi berdirinya sering sudah cukup untuk menutup ruang. Seperti pintu yang selalu tertutup sebelum kamu sempat menyentuh gagangnya.
Italia dan Panggung Dunia
Bersama tim nasional Italia, Vierchowod ikut merasakan puncak kejayaan. Ia bagian dari skuad yang menjuarai Piala Dunia 1982. Italia dikenal dengan pertahanan disiplin, dan ia cocok sempurna dengan identitas itu.
Di turnamen besar, kesalahan kecil bisa berarti pulang lebih cepat. Bek seperti Vierchowod membuat kesalahan jadi barang langka.
Karier Panjang, Lawan Berganti
Ia punya karier panjang, bermain hingga usia yang membuat banyak pemain lain sudah lama pensiun. Generasi penyerang berganti, gaya bermain berubah, tapi satu hal tetap, melewati Vierchowod bukan tugas ringan.
Ia seperti penjaga gerbang yang tidak peduli siapa yang datang, bintang muda atau legenda besar, semua diperlakukan sama.
Warisan Pietro Vierchowod
Vierchowod adalah lambang bek klasik Italia, tangguh, cerdas, dan penuh disiplin. Ia tidak meninggalkan warisan berupa trik atau gol spektakuler, tapi rasa aman bagi timnya.
Dalam sejarah sepak bola, penyerang sering dikenang lewat gol. Bek seperti Vierchowod dikenang lewat kalimat sederhana dari lawan, hari itu susah sekali menembus pertahanan.
Dan di banyak laga besar era itu, ada satu sosok berdiri di belakang, tenang, siap, seperti tembok yang kebetulan diberi sepatu bola
0 Komentar